Thursday, March 20, 2014

Seleksi Alam dan Adaptasi Makhluk Hidup

1.     Seleksi Alam
a)     Pengertian: seleksi yang terjadi pada individu-individu yang hidup di alam, sehingga individu yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan tersebut akan terus hidup dan beranak pinak, sedangkan yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan alam lingkungan sekitarnya akan musnah dan hilang dimakan waktu. (misal kupu Bisto betullaria putih akan mati karena revolusi industry di Inggris, sedang yang hitam bertahan hidup karena tersamar jadi tidak dimakan predator)

b)     Darwin:
1)     Spesies yang hidup di masa sekarang berasal dari makhluk hidup yang berasal dari masa lampau.
2)     Evolusi terjadi karena adanya proses seleksi alam (natural selections)
c)     Lammarck
1)     Makhluk hidup sederhana adalah nenek moyang dari makhluk hidup yang sempurna / modern dengan tingkat kompleksitas yang tinggi.
2)     Makhluk hidup akan senantiasa beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dengan menggunakan organ tubuhnya.
3)     Organ tubuh yang sering dipakai atau digunakan akan berkembang ke taraf yang lebih baik, sedangkan organ yang jarang ataupun yang tidak pernah digunakan akan menghilang.
4)     Perubahan organ tubuh akan diwariskan dan diturunkan ke generasi berikutnya atau keturunannya.

2.     Faktor pendorong terjadinya seleksi alam
a)     Kompetisi
b)     Predasi
c)     Simbiosis
d)     Seleksi seksual


3.     ADAPTASI
a)     Morfologi
Ø  Hewan
1)     Modifikasi bentuk paruh sesuai pakan
2)     Modifikasi bentuk rahang sesuai makanan
3)     Unta memiliki tempat penyimpanan air di dalam tubuhnya dan memiliki punuk sebagai penyimpan lemak  sebagai adaptasi terhadap habitat daerah padang pasir yang kering dan gersang
4)     Modifikasi bentuk mulut serangga
5)     Bentuk gigi manusia bermacam-macam sesuai dengan fungsinya, memotong, mengoyak, atau megunyah makanan.
6)     Reptil gurun (kadal) umumnya memiliki kulit yang tebal untuk melindungi diri dari kehilangan air yang berlebihan.
7)     Harimau memiliki warna kulit dan rambut penutup tubuh yang belang-belang coklat-krem seperti warna rumput kering Warna kulit tubuh harimau sesuai dengan lingkungan
8)     Hewan buas seperti singa, harimau, srigala memiliki taring yang tajam untuk mengoyak daging mangsanya. Hewan buas memilki taring tajam
9)     Beruang kutub memilki warna penutup tubuh yang terang untuk mengelabuhi mangsanya yang berada di daearah salju yang berwarna terang dan memiliki jaringan lemak yang tebal. Beruang kutub memiliki warna tubuh yang terang
10)  Ikan air tawar memiliki bentuk tubuh dan sirip yang lebar sedangkan ikan air laut memilki tubuh yang lebih ramping
11)  Modifikasi bentuk kaki sesuai tempat hidup
Ø  Tumbuhan
1)     Tumbuhan Bakau mempunyai Kelenjar garam untuk beradaptasi terhadap tempat hidup dengan kadar garan tinggi. Kelebihan garam akan dikeluarkan melalui lapisan kutikula daun dan batang.
2)     Bentuk akar yang berbeda-beda sesuai dengan tempat hidupnya
a)     Akar serabut dan panjang pada tanaman kaktus memungkinkan jangkauan yang lebih jauh untuk mendapatkan sumber air.
3)     Bentuk daun yang berbeda sesuai dengan tempat hidupnya
a)     Daun teratai (Hidrofit) yang tipis ringan dan tidak banyak menyimpan air sedangkan bentuk daun yang lebar memungkinkan jumlah stomata yang banyak sehingga proses penguapan berlangsung lebih cepat
b)     Pada Xerofit (misal kaktus) daun berukuran kecil atau bahkan tidak berdaun (mengalami modifikasi menjadi duri), batang dilapisi lapisan lilin yang tebal, dan berakar panjang sehingga berjangkauan sangat luas 
c)     Daun yang lebar pada talas (Higrofit) memungkinkan jumlah stomata yang banyak sehingga penguapan akan berlangsung lebih cepat.
d)     Pohon pinus di gunung memiliki daun yang kecil panjang agar dapat mengurangi tekanan dari angin yang berhembus
e)     Tumbuhan insektivora (tumbuhan pemakan serangga),misalnya kantong semar, memiliki daun yang berbentuk piala dengan permukaan dalam yang licin sehingga dapat menggelincirkan serangga yang hinggap
4)     Bakau memiliki akar tunjang  yang mampu menyangga berdirinya batang dan akar nafas sebagai alat bantu dalam penyerapan oksigen

b)     Fisiologi
Ø Hewan
1)     Ikan air tawar akan menghasilkan urine lebih banyak dan encer dibanding ikan air laut yang menghasilkan urine yang lebih sedikit dan pekat
2)     Rayap mencerna kayu dengan bantuan enzim sellulase
3)     Mata manusia dapat menyesuaikan intensitas cahaya dengan berakomodasi
4)     Cumi-cumi menghasilkan zat seperti tinta untuk mengelabuhi pemangsanya
5)     Hewan herbivore dan cacing teredo navalis memiliki enzim selulase untuk mencerna zat selulosa dalam makanannya
6)     Jumlah Hemoglobin pada sel darah merah orang yang tinggal di pegunungan lebih banyak jika dibandingkan dengan orang yang tinggal di pantai/dataran rendah mengingat semakin tinggi tempat semakin kadar oksigen menurun 
7)     Ukuran jantung para atlet rata-rata lebih besar dari pada ukuran jantung orang kebanyakan.
8)     Pada saat udara dingin, orang cenderung lebih banyak mengeluarkan urine (air seni)
Ø Tumbuhan
1)     Bunga Bromelia Merah dan beberapa jenis Anggrek mampu menarik perhatian serangga penghisap madu, terutama lebah. Bunga ini menghasilkan aroma yang dapat menarik serangga untuk mendekatinya
2)     Alelopati: mengeluarkan zat racun adalah untuk mengurangi persaingan dengan tumbuhan lain dalam hal memperoleh nutrisi dari dalam tanah. Zat ini juga membuat “rasa” tidak enak sehingga herbivora tidak memakan tumbuhan itu. Contoh pada pinus, Ilalang, Pohon Akasia, azalea
3)     Proses gutasi berlangsung ketika daun melakukan penguapan, namun udara luar dalam keadaan jenuh sehingga uap air yang keluar dari dalam daun dalam bentuk gas berubah menjadi titik-titik air di tepi daun. Proses gutasi pada tumbuhan higrofit
4)     Tumbuhan insektivora mis Kantung semar (Nepenthes sp ) menghasilkan enzim protease sebagai penghancur protein dari tubuh mangsanya
5)     Dengan enzim yang dimiliki tumbuhan insektivora, serangga tersebut akan dilumatkan, sehingga tumbuhan ini memperoleh unsur yang diperlukan

c)     Tingkah laku
Ø Hewan
1)     Mimikri: merubah warna sesuai lingkungan pada bunglon
2)     Autotomi: memutuskan bagian tubuhnya pada cicak dan kadal
3)     Trenggiling akan menggulungkan badannya jika disentuh , untuk menutupi bagian perutnya yang berkulit tipis Trenggiling menggulungkan tubuhnya
4)     Seperti reptilian laut dan mamalia air lainnya, paus secara periodik akan muncul ke permukaan air untuk bernafas. Paus naik ke permukaan
5)     Kuda nil dan Kerbau berkubang
6)     Hibernasi (musim dingin): Beruang, ular, ikan, kura-kura tidur panjang
7)     Estivasi (musim panas): kelelawar, tupai, lemur
8)     Rayap:
a.     Rayap yang buta membuat terowongan dari tanah untuk menuntun kembali ke sarang
b.     Rayap-rayap kecil yang baru menetas mendapatkan flagellata dengan jalan menjilat dubur rayap dewasa
c.     Rayap secara periodik melakukan aktivitas ganti kulit dan meninggalkan bagian usus lama, sehingga rayap akan memakan kulit yang mengelupas untuk memasukkan kembali flagellata ke dalam usus pencernaannya
Ø Tumbuhan
1)     Dormasi (mati suri) pada biji dan spora untuk kemudian berkecambah jika keadaan lingkungan membaik
2)     Meranggas pada jati saat musim panas
3)     Estivasi: Jahe2an, rumput, pada kondisi panas akan mematikan sementara bagian tubuhnya yang ada di permukaan tanah
4)     Putri Malu sangat sensintif terhadap sentuhan. Sentuhan sedikit saja akan membuat daunnya mengatup
5)     Bunga pukul empat. Ketika siang hari, bunga tampak layu, namun pagi dan sore hari bunganya mekar
6)     Tumbuhan polong-polongan, seperti lamtoro. Dalam kondisi gelap, seperti saat malam hari, tekanan turgor pada tangkai daun akan menurun, sehingga daun menjadi layu
7)     akar tumbuhan selalu tumbuh ke arah sumber air

8)     Pengelupasan kulit batang dan rontoknya daun pada pohon bakau yang tidak memiliki “kelenjar garam” hal ini dilakukan untuk adaptasi terhadap kadar garam tinggi. garam yang berlebihan disimpan di rongga-rongga sel batang dan daun. Secara berkala, daun akan rontok, dan kulit batang akan terkelupas.