Thursday, April 11, 2013

Sistem Peredaran Darah


A.   Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia/penyakit yang berhubungan dengannya
1.     Kata Kunci: Ciri sel darah, penyakit (sklerosis, hipertensi, anemia, thalasemia, hemophilia),  donor dan transfusi darah, pembekuan darah
1.     Sel darah
Sel darah
Eritrosit
Leukosit
Trombosit
Bentuk
Bulat  pipih, cekung di tengah (bikonkaf), memiliki Hemoglobin (Hb), dibuat di sumsum tulang merah
Tidak tetap (amuboid), dibuat di limfa
Tidak teratur, kecil, dibuat di sum-sum tulang
Jumlah tiap mm
5.000.000
7.000-8.000
300.000
Tempat pembuatan
sumsum tulang merah
limfa
sum-sum tulang
Inti
Tidak ada
ada
Tidak ada
Fungsi
Mengangkut O2 dan CO2
Membunuh kuman
Menggumpalkan darah, Menutup luka
Kelainan
1.     Anemia: kurang darah
2.     Sickle cell: bentuk eritrosit seperti bulan sabit, menyebabkan penyakit thalasemia gagalnya pembentukan Hb
1.     Leukimia: jumlah darah putih berlebih (kanker darah)
2.     Leukopenia: darah putih sedikit
Hemofilia (Penyakit keturunan)  darah sukar membeku
2.     Transfusi darah
Golongan Darah
Donor (memberikan darah)
Resipien (menerima darah)
A
A, AB
A, O
B
B, AB
B, O
AB (resipien universal)
AB
A, B, AB, O
O (donor universal)
A, B, O, AB
O
3.     Pembuluh darah
Ciri-ciri
Arteri
Vena (pembuluh balik)
Letak
Agak ke dalam
Dekat permukaan kulit
Dinding pembuluh
Tebal, kuat, elastis
Tipis, tidak elastis
Denyut
Terasa
Tidak terasa
Katup
Satu dekat jantung
Sepanjang pembuluh
Warna darah
Merah segar (banyak kandungan O2)
Merah tua(banyak kandungan CO2)
Bila terluka
Darah memancar
Darah menetes
Kelainan
1.     Aterosklerosis: Penyumbatan oleh lemak (kolesterol)
2.     Arteriosklerosis : penyumbatan oleh zat kapur (kalsium)
3.     Koronariasis (penyumbatan arteri koroner)
1.     Hemoroid(ambeien): pelebaran vena di sekitar anus
2.     Varises: pelebaran vena di ekstremitas (alat gerak)
4.     Jantung
a)     Terdiri dari 4 ruang yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan. Serambi = atrium, bilik = ventrikel
b)     Peredaran darah dibedakan menjadi 2 yaitu:
                      i.        Peredaran darah kecil:
Serambi kanan à bilik kanan à paru-paru(difusi CO2 dan O2)  Ã  serambi kiri
                     ii.        Peredaran darah besar:
Serambi kiri à bilik kiri à arteri à seluruh tubuh à vena à serambi kanan
5.     Pembekuan darah



Ekosistem, Pencemaran, dan Kepadatan Populasi


Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antar makhluk hidup dalam lingkungan, serta peran manusia dalam pengelolaan lingkungan
A.   Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem
Kata Kunci: interaksi dalam ekosistem (predasi, kompetisi, simbiosis, antibiosis)
Ekosistem: jumlah rantai makanan, efek ketidakseimbangan ekosistem karena punahnya salah satu rantai dalam ekosistem
Interaksi ekosistem
Pengertian
Contoh
Predasi
Memakan (yang makan disebut predator)
1.     Katak à ular
2.     belalang à ayam
3.     sapi à harimau
Kompetisi
Bersaing
1.     Kuda, kambing, kerbau, berkompetisi mendapatkan rumput
2.     Harimau, serigala berkompetisi mendapatkan herbivora
Simbiosis
Mutualisme
Saling menguntungkan
1.     Lebah dan bunga
2.     E.coli di usus besar
3.      kepiting dan anemon
4.     flagellata di pencernaan rayap
Komensalisme
Satu untung, satu tidak untung tak rugi
1.     hiu dan remora
2.     epifit dan tumbuhan inang
Parasitisme
Satu untung, satu rugi
1.     cacing di usus
2.     benalu dan tumbuhan inang
Antibiosis
Menghambat pertumbuhan yang lain (penggunaan antibiotik)
1.     Penisilin menghambat pertumbuhan bakteri
2.     Tetramisin menghambat pertumbuhan bakteri


B.   Menjelaskan usaha-usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Kata Kunci: reduce, re use, recycle (mengurangi, pakai ulang, daur ulang)
1.     Pencemaran
Analisa
Pencemaran air
Pencemaran udara
Pencemaran tanah
Sebab
Limbah pabrik, deterjen, pupuk, dll
Asap pabrik, kendaraan, rokok, bahan bakar fosil, CFC
Sampah, penebangan hutan liar, pembangunan tidak berwawasan lingkungan
Akibat
Blooming alga, ikan mati, perairan tak layak konsumsi
Hujan asam, polusi udara
Longsor, erosi, banjir karena kurang daerah resapan air
Pencegahan
Pemakaian pupuk dan deterjen sesuai dosis
Mengurangi bahan bakar fosil dan CFC
Tebang pilih, pembuatan tata kota berwawasan lingkungan
penanggulangan
pengolahan limbah baru buang
paru-paru kota, taman kota, jalur hijau, car free days
terasiring/sengkedan, daur ulang terutama kerajinan

2.     Detergen: melapisi permukaan air sehingga udara tidak dapat masuk ke dalam air, tumbuhan air tidak bisa fotosintesis, kandungan O2 dalam air berkurang
3.     Pestisida: karsinogenik (menyebabkan kanker) tidak dapat terurai maka terakumulasi (bertumpuk). Kaitan dengan rantai makanan semakin tinggi tingkat konsumen maka semakin banyak pestisida yang ada dalam tubuhnya.(contoh: padi à belalang à ayam. Maka akumulasi pestisida yang terendah padi, sedang yang tertinggi ada pada ayam karena dia mendapat pestisida lewat udara, belalang, dan padi)
C.   Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan kualitas lingkungan berdasarkan hasil pengamatan/ kasus.

Kata Kunci: grafik efek kepadatan penduduk terhadap SDA (air, makanan, udara, lahan, tempat tinggal, lahan pertanian)
Akibat ledakan penduduk:
1.     Makanan berkurang karena lahan pertanian menyempit
2.     Udara  bersih berkurang karena polusi dan kurangnya tumbuhan hijau
3.     Lahan  pertanian semakin sempit karena digunakan untuk pemukiman
4.     Ketersediaan  air bersih sedikit karena kurangnya daerah resapan air sehingga mata air kering dan banjir
5.      Ketersediaan  tempat tinggal semakin sedikit karena harga tanah semakin mahal


Ciri-Ciri Makhluk Hidup


Mendeskripsikan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup, serta pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan
A.   Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya
Kata Kunci: Vertebrata dan avertebrata berdasarkan alat pernafasan (Analisa gambar), mammalia laut, hewan tingkat rendah, tumbuhan tinggi/rendah

Golongan
Respirasi (R) dan ekskresi (E)
Vertebrata (punya tulang belakang)
Pisces (Ikan)
R=Insang, E=urethra à urogenitalis
Aves (Burung)
R=Paru-paru, E=urethra + anus
Reptil (Melata)
R=Paru-paru, E=urethra + anus
Amphibia (katak)
R=Insang (kecebong), Paru-paru dan kulit (dewasa). E=urethra + anus
Mammalia (menyusui)
R=Paru-paru (darat dan laut)
E=urethra + anus
Avertebrata (tidak punya tulang belakang)
Porifera (berpori)
R & E = Sel koanosit
Coelenterata (berongga)
R & E = Sifonoglia
Vermes (cacing)
R=Difusi Kulit
E= sel api dan nefridia
Molusca (tubuh lunak)
R & E = Pulmonata
Echinodermata (kulit duri)
R & E = Sistem amburakral
Arthropoda (serangga)
R =Trakea, E = badan malphigi

A.   Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan
Kata Kunci: daun, akar, batang, meristem, dikotil, monokotil morfologi anatomi
Perbedaan Kingdom Plantae

Bryophyta (lumut)
Pteridophyta (paku)
Monokotil
Dikotil
Daun
 Selapis sel untuk menyimpan air dan makanan
Ada stomata dan mesofil (berupa mikrofil dan makrofil, ada spora)
Tulang daun sejajar atau melengkung
Tulang daun menyiripo atau menjari
Batang
Pipih, tegak
Rhizoma (kec. Paku tiang)
1.     batang beruas
2.     tidak punya kambium
3.     berkas pengangkut tersebar

1.     batang bercabang
2.     berkas pengangkut tersusun dalam suatu lingkaran
3.     diantara floem dan xylem terdapat kambium (membelah ke dalam menjadi xylem, keluar menjadi floem)

Akar
rhizoid
Serabut berkalyptra
Akar serabut
Akar tunggang
Bunga
-
-
Bagian perhiasan bunga terdiri dari 2,4,5 atau kelipatannya
Bagian perhiasan bunga terdiri dari 3 atau kelipatannya
Biji
-
-
Satu kotiledon
Dua kotiledon